Senin, 05 Desember 2011

Cahaya Alami di Kamar Mandi Usir Bakteri

Cahaya alami penting lho untuk ruangan. Ruangan yang terus-menerus menggunakan cahaya buatan, tanpa sirkulasi udara yang baik justru bersiko. Penyakit seperti tubercolosis (TBC), dan bakteri berbahaya bisa tumbuh di ruangan.

Udara yang mengalir di dalam ruangan penting , lho . Tak hanya untuk mendapatkan kenyamanan, tapi juga sangat berpengaruh pada kesehatan. Kesehatan bisa terjaga bila ruangan memiliki kelembaban (kandungan air) dan tekanan yang cukup untuk kita bernafas.

Apakah pernah di antara Anda yang memasuki suatu ruangan, lalu terasa sumpek? Nah, sumpek itu muncul akibat adanya tekanan yang sangat kontras. Rasa sumpek sebaiknya tak kita biarkan untuk ruangan yang kita gunakan setiap hari.

Kamar mandi memiliki resiko untuk menjadi sumpek. Aktivitas yang bersifat privat, membuatnya cenderung lebih tertutup daripada ruang lainnya. Tak hanya dampak meningkatnya resiko bakteri, jamur pun lebih mudah tumbuh, dan tentunya akan mempercepat kerusakan kamar mandi.

Membuat bukaan yang memiliki sirkulasi udara silang, dan akses cahaya menjadi solusi "murah-meriah" yang seharusnya bisa Anda persiapkan sebelum memiliki kamar mandi.

"Namun jika sudah terlanjur memiliki kamar mandi tertutup, Anda bisa membuat bukaan pada dinding yang berbatasan dengan ruang yang lebih luas, agar timbul perbedaan tekanan udara yang menimbulkan gerakan aliran udara. Lebih baik lagi jika bukaan tersebut ke arah luar bangunan, karena udara segar bisa lebih cepat bertukar," saran Indra Zaka Permana.

sumber : tribunnews.com

0 komentar:

Posting Komentar